MEMILIH JILBAB PASHMINA
Jilbab jenis pashmina saat ini memang sedang trend dikalangan remaja dan orang dewasa. Dengan tekstur yang lentur, membuat jilbab berukuran panjang ini mudah untuk diatur dan dibentuk menjadi beragam model hijab.
Jilbab Pashmina banyak dijual dengan aneka macam model, bahan, warna dan motif menarik yang seringkali membuat para hijaber merasa bingung untuk menentukan pilihan terhadap jenis jilbab ini. Oleh karena itu untuk memperoleh hasil tampilan yang sempurna harus benar-benar diperhatikan secara teliti.
Memakai jilbab pada prinsipnya bertujuan untuk menutup aurat, sehingga bagi wanita muslimah yang ingin berhijab sebaiknya terlebih dahulu memantapkan diri dan bukan hanya sekedar ikut-ikutan trend saja. Pemilihan jilbab yang baik dan benar memang dapat membuat penampilan menjadi lebih cantik dan menarik, apalagi jika dipadukan dengan busana muslimah yang modis tentu akan menghasilkan tampilan sempurna dan anggun. Nah, disini kita akan membahas lebih lengkap bagaimana cara memilih jilbab pashmina sehingga memperoleh tampilan ideal.
TIPS MEMILIH JILBAB PASHMINA YANG BAIK
Pemilihan Warna dan Motif Pashmina
Warna pashmina baik motif maupun polos yang dijual dipasaran pastinya memiliki bermacam variasi. Sebelum membeli pashmina yang harus Anda ketahui pertama kali adalah apa jenis warna kulit wajah Anda. Apabila Anda memiliki warna kulit wajah yang terang, Anda bisa memilih warna apapun karena warna kulit wajah ini sangat netral sehingga Anda bisa memilih warna pashmina dengan motif yang cerah atau gelap dan warna pashmina polos yang mana saja. Namun jika kulit wajah Anda gelap, sebaiknya Anda memilih warna yang soft karena warna ini sangat netral digunakan. Pemilihan jilbab dengan menyesuaikan warna kulit sangat berpengaruh penting karena apabila terjadi kesalahan dalam pemilihan warna dapat menyebabkan penampilan anda seperti tampak terlihat pucat dan kusam, yang nantinya akan mempengaruhi tingkat percaya diri.
Pemilihan warna dan motif pashmina yang tepat juga dapat Anda sesuaikan dengan busana yang akan Anda kenakan, karena hal ini akan membuat penampilan anda terlihat modis, trendy dan tidak terlihat norak. Berbagai macam pashmina banyak dijual dengan warna, motif, corak dan hiasan.
Apabila baju Anda polos dan berwarna cerah, dapat dikombinasikan dengan pashmina motif yang gelap atau ada warna motif yang sama dengan pakaian Anda agar tampak serasi, atau sebaliknya. Dan apabila Anda akan mengenakan baju bermotif dan berwarna cerah, bisa Anda padu-padankan dengan pashmina polos yang berwarna gelap dan sebaliknya.
Pashmina motif akan cocok apabila dipadukan dengan pakaian polos. Sebaliknya jika kita ingin mengenakan pashmina polos, akan lebih sesuai apabila kita memilih pakaian yang bermotif. Memadukan pakaian motif dengan pashmina yang juga bermotif akan membuat penampilan terlihat penuh dan kurang menarik. Namun jika ingin bereksplorasi dengan pakaian motif dan pashmina yang bermotif pula, kita perlu memperhatikan kesesuaian motif kedua bahan dan gradasi warna yang diciptakan. Menggabungkan lebih dari dua motif sekaligus memang sedang trend saat ini, akan tetapi hal ini juga memiliki resiko jika kita salah dalam mengaplikasikan motif.
Agar terlihat lebih proporsional, maka akan lebih baik jika pashmina motif dipadukan dengan pakaian polos dan sebaliknya. Sama halnya dengan motif, menggunakan terlalu banyak warna juga akan membuat penampilan menjadi penuh. Jika kita ingin mengenakan pashmina berwarna terang, sebaiknya pemilihan pakaian jatuh pada warna-warna netral atau nude. Namun jika ingin tetap menggunakan warna-warna terang, akan lebih baik apabila tidak memilih lebih dari dua warna dalam satu tampilan.
Pemilihan Bahan Pashmina
Kecermatan dalam pemilihan jenis bahan untuk hijab sangatlah penting. Hal ini bukan hanya berkaitan dengan fashion style tetapi juga demi kenyamanan. Perlu diingat bahwa tidak semua jenis hijab cocok untuk Anda, lho. Daripada menyesal, lebih baik Anda memilih bahan yang tepat sebelum membeli.
Jilbab Pashmina motif ataupun polos pada saat ini terbuat dari berbagai jenis bahan, seperti lycra atau spandex, kaos, sutra, sifon, voile, dan masih banyak lagi. Untuk pemilihan bahan jilbab sebenarnya dapat anda sesuaikan dengan kegiatan yang akan dilakukan seperti berpergian, pesta atau sehari-hari. Tetapi jangan lupa kenyamanan juga tetap harus diutamakan.
Jika pashmina dikenakan sebagai kerudung atau jilbab, maka bahan katun dan sutra menjadi pilihan terbaik. Bahan-bahan ini nyaman digunakan karena mudah menyerap keringat dengan baik sehingga nyaman digunakan sebagai kerudung dan Anda tidak akan merasa panas saat mengenakannya. Bahan organdi selain sangat transparan menjadi kurang nyaman dipakai karena sulit dibentuk dan ketika bercampur dengan keringat akan menyebabkan aroma yang kurang sedap.
1. Bahan Kaos
Pashmina berbahan kaos terbilang cukup laku di pasaran. Bahan dasar kain hijab ini yaitu katun atau serat kapas alam. Bahan ini cenderung elastis sehingga mudah menyerap keringat. Hijab berbahan kaos ini sangat nyaman dipakai tapi juga sangat mudah kendur. Disamping itu Anda juga harus hati-hati merawatnya, karena bahan kaos mudah melar setelah dicuci berulang kali.
2. Bahan Katun
Bahan ini memiliki serat yang sedikit kaku dan tebal, oleh karena itu jilbab dengan bahan katun sedikit sulit untuk dibentuk. Belakangan, pashmina berbahan ini digunakan dalam hijab style sehari-hari. Bahan hijab ini dapat digunakan untuk acara santai, ke kantor maupun ke pesta.
3. Bahan Satin
Pashmina satin ini berbahan mengkilap dan licin. Umumnya, bahan ini kerap dikenakan untuk acara formal. Bahan satin yang mengkilap ini membuat tampilan terlihat lebih glamour. Namun, pashmina satin cenderung sulit dibentuk serta rentan turun karena permukaannya yang licin.
4. Bahan Sifon
Jilbab sifon ini berbahan tipis, licin namun cenderung panas. Biasanya kain jenis ini dalam pemakaiannya diikuti oleh ciput dari bahan kaos. Meskipun demikian, bahan kain hijab ini cukup banyak digemari oleh kaum hawa karena sifatnya yang ringan, mudah dibentuk dan flowy. Namun, ada pula yang memilih bahan ini karena motifnya yang manis dan cantik.
5. Bahan Rawis
Pashmina berjenis ini adalah yang paling populer. Bahannya yang mudah dibentuk dan ujungnya memiliki rumbai. Kebanyakan hijab ini berbahan tidak terlalu tebal. Sehingga tidak membuat gerah, tetapi bahan ini bukan jenis bahan yang menyerap keringat lho.
Baca juga : Yang Perlu Diperhatikan dalam Membeli Jilbab
Ukuran yang Pas
Hal lain yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih pashmina adalah ukurannya. Saat memilih pashmina, terkadang kita hanya fokus pada warna, motif dan bahannya. Padahal, ukuran juga menjadi hal yang harus Anda perhatikan juga. Karena jika Anda memilih pashmina dengan ukuran yang terlalu pendek atau sempit maka akan sulit untuk membentuknya agar dapat menutup kepala dengan sempurna.
Ukuran dari jilbab pashmina ini cukup bervariasi seperti syal yang memiliki ukuran 30 x 150 cm, 70 x 200 cm maupun pashmina yang berbentuk selendang dengan ukuran hingga 90 x 200 cm. Namun demikian ukuran jilbab pashmina pada umumnya adalah sekitar 75 x 175 cm, karena dengan ukuran ini pashmina tidak terlalu panjang dengan lebar yang cukup sehingga dapat dengan baik menutup kepala.
Harga
Berbagai macam jilbab pashmina sangatlah beragam sehingga banyak rumah-rumah produksi bahkan pasar yang mampu bersaing dengan kualitas produk dan harga cukup terjangkau yang dapat Anda pilih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda.
Beberapa tips-tips di atas perlu kita perhatikan karena akan mempengaruhi kesempurnaan penampilan kita dalam berhijab, terlebih lagi sekarang ini cukup banyak yang menjual produk jilbab dengan berbagai kualitas sesuai dengan harganya.
Demikianlah artikel tentang tips memilih jilbab pashmina yang baik, semoga bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi terbaik bagi Anda.
Untuk kebutuhan jilbab pashmina yang lengkap dengan kualitas premium dalam berbagai jenis bahan, motif dan warna yang menarik dapat Anda temukan pada Katalog Hijab PERCA.
Untuk pemesanan silakan hubungi kami :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar